Ziarah Yubileum Keuskupan Maumere di Sanctuarium Wisung Fatima Lela: Kajian Liturgis-Etnografis tentang Devosi Marian dan Inkulturasi Budaya Sikka
DOI:
https://doi.org/10.53949/arjpk.v10i2.103Keywords:
Devosi Marian, Inkulturasi Liturgi, Teologi Liturgi, Ziarah, Budaya SikkaAbstract
Ziarah merupakan ekspresi iman yang menjadi bagian integral kehidupan umat Katolik. Penelitian ini mengkaji Ziarah Yubileum Keuskupan Maumere yang berlangsung pada 13 Oktober 2025 di Sanctuarium Wisung Fatima Lela, Kabupaten Sikka, Flores. Penelitian ini berangkat dari kesenjangan literatur mengenai praktik liturgis ziarah dan inkulturasi budaya Sikka. Masih sedikit kajian akademis yang membahas topik ini secara mendalam. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis struktur liturgis, partisipasi umat, dan dinamika inkulturasi budaya lokal dalam peristiwa ziarah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif etnografis. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga temuan pokok dari praktik ziarah ini. Pertama, ziarah ini membentuk satu kesatuan ritual berlapis yang berfungsi sebagai peristiwa sakramental transformatif. Kedua, unsur-unsur budaya Sikka seperti ungkapan ritual, tarian, dan nyanyian berbahasa lokal, terintegrasi secara kreatif sebagai bentuk inkulturasi liturgis yang autentik. Ketiga, partisipasi sekitar 9.000 peziarah dari 36 paroki mencerminkan vitalitas devosi Marian. Selain itu, fenomena ini menunjukkan fungsi ziarah sebagai ritual pemersatu komunal yang kuat. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teologi liturgi kontekstual Indonesia, khususnya dalam memahami hubungan antara devosi Marian, inkulturasi, dan eklesiologi komunio di Gereja lokal Flores.
References
Adman. (2025, Oktober 15). Jejak Sejarah 76 Tahun Rosario Bergema di Lembah Lela. Sikkakab.go.id. https://sikkakab.go.id/v1/Utama/berita/401.
Benediktus XVI. (2007). Spe Salvi. https://www.vatican.va/content/benedict-xvi/en/encyclicals/documents/hf_ben-xvi_enc_20071130_spe-salvi.html.
Blegur, M. (2025, Oktober 13). Wawancara lapangan [Transkrip wawancara dengan peziarah, perempuan, 52 tahun, Paroki Kewapante]. Lela, Kabupaten Sikka, Flores.
Bradshaw, P. F., & Melloh, J. (Eds.). (2007). Foundations In Ritual Studies: A Reader For Students Of Christian Worship. Baker Academic.
Chupungco, A. J. (1992). Liturgical Inculturation: Sacramentals, Religiosity, And Catechesis. Liturgical Press.
Congregation for Divine Worship and the Discipline of the Sacraments. (1994). Varietates Legitimae: Inculturation And The Roman Liturgy. https://adoremus.org/1994/03/instruction-inculturation-and-the-roman-liturgy/.
Congregation for Divine Worship and the Discipline of the Sacraments. (2001). Directory On Popular Piety And The Liturgy: Principles And Guidelines. https://www.vatican.va/roman_curia/congregations/ccdds/documents/rc_con_ccdds_doc_20020513_vers-direttorio_en.html.
Demon, S. (2025, Oktober 13). Wawancara lapangan [Transkrip wawancara dengan peziarah, laki-laki, 61 tahun, Paroki Magepanda, pensiunan guru]. Lela, Kabupaten Sikka, Flores.
Eliade, M. (1959). The Sacred And The Profane. Harcourt.
Geertz, C. (1992). Tafsir Kebudayaan (F. B. Hardiman, Terj.). Kanisius.
Groenen, C. (1988). Mariologi: Teologi dan Devosi. Kanisius.
Hermkens, A.-K., Jansen, W., & Notermans, C. (Eds.). (2009). Moved by Mary: The Power Of Pilgrimage In The Modern World. Ashgate.
Josviranto, M. (2018). Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Lokal Sikka (Tung Piong): Bentuk Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila. Jurnal Aspirasi, 8(2), 11–22.
Kavanagh, A. (1984). On liturgical theology. Liturgical Press.
Koban, Y. (2025, Oktober 13). Wawancara lapangan [Transkrip wawancara dengan peziarah, laki-laki, 47 tahun, Paroki Nita]. Lela, Kabupaten Sikka, Flores.
Komisi Liturgi KWI. (2013). Pedoman Umum Misale Romawi. Nusa Indah.
Kongregasi Ajaran Iman. (1995). Katekismus Gereja Katolik (H. Embuiru, Terj.). Propinsi Gerejawi Ende.
Konsili Vatikan II. (1993a). Lumen Gentium: Konstitusi Dogmatis Tentang Gereja. Dalam Dokumen Konsili Vatikan II (R. Hardawiryana, Terj., hlm. 65–160). Dokumentasi dan Penerangan KWI – Obor.
Konsili Vatikan II. (1993b). Sacrosanctum Concilium: Konstitusi tentang Liturgi Suci. Dalam Dokumen Konsili Vatikan II (R. Hardawiryana, Terj., hlm. 24–64). Dokumentasi dan Penerangan KWI – Obor.
Martos, J. (1981). Doors To The Sacred: A Historical Introduction To Sacraments In The Catholic Church. Double Day & Company.
Martasudjita, E. (1999). Pengantar Liturgi: Makna, Sejarah, dan Teologi Liturgi. Kanisius.
Martasudjita, E. (2010). Proses Inkulturasi Liturgi di Indonesia. Studia Philosophica et Theologica, 10(1), 50–72.
Martasudjita, E. (2021). Teologi Inkulturasi: Perayaan Injil Yesus Kristus di Bumi Indonesia. Kanisius.
Michael, A. (2024). Ziarah Gua Maria Sendangsono: Menguatkan Kebersamaan Dalam Panggilan Calon Imam KAMS. CARITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 18–26.
Mukin, T. (2025, Oktober 13). Wawancara lapangan [Transkrip wawancara dengan peziarah, perempuan, 38 tahun, Paroki Talibura]. Lela, Kabupaten Sikka, Flores.
Paus Fransiskus. (2013). Evangelii Gaudium. Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Paus Leo XIV. (2025). Dilexi Te (FX. Adisusanto, S.J., Terj.). Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI.
Paus Paulus VI. (1974). Marialis Cultus: For The Right Ordering and Development of Devotion to the Blessed Virgin Mary. https://www.vatican.va/content/paul-vi/en/apost_exhortations/documents/hf_p-vi_exh_19740202_marialis-cultus.html.
Priventa, H. (2020). Tradisi Ziarah di Gua Maria Kendalisodo Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Jurnal Budaya Nusantara, 4(1), 188–200.
Rappaport, R. A. (1999). Ritual And Religion In The Making of Humanity. Cambridge University Press.
Ratzinger, J. (2000). The Spirit of The Liturgy (J. Saward, Terj.). Ignatius Press.
Turner, V. (1969). The Ritual Process: Structure and Anti-Structure. Aldine Publishing.
Turner, V., & Turner, E. (1978). Image and Pilgrimage In Christian Culture: Anthropological Perspectives. Columbia University Press.
Wea, Y. (2025, Oktober 13). Wawancara lapangan [Transkrip wawancara dengan peziarah, perempuan, 45 tahun, Paroki Geliting]. Lela, Kabupaten Sikka, Flores.
Wula, R. (2025, Oktober 14). Ziarah Umat Katolik Maumere Penuhi Wisung Fatima Lela. RRI.co.id. https://rri.co.id/daerah/1900312/ziarah-umat-katolik-maumere-penuhi-wisung-fatima-lela.
Yese, B. S. (2025). Tahun Yubileum Menjadi Momen Pengharapan. Jurnal Magistra, 3(3), 65–78.
Yohanes Paulus II. (1994). Tertio Millennio Adveniente. https://www.vatican.va/content/john-paul-ii/en/apost_letters/1994/documents/hf_jp-ii_apl_19941110_tertio-millennio-adveniente.html.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Onessimus F. Ambun, Odalianus P. Habun, Dasilva Aman, Adrianus E. Nusantara, Sebastianus Parman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

