Pedagogi Partisipatif-Transformatif Yesus dalam Perumpamaan Penabur: Suatu Model Katekese Masa Kini

Penulis

  • Oktavianus Gili Leo Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Paulus Pati Lewar Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero
  • Gregorius Sabon Kai Luli Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

DOI:

https://doi.org/10.53949/arjpk.v10i1.87

Kata Kunci:

Perumpamaan Penabur, Pedagogi Katekese, Respons Iman, Pertumbuhan Iman

Abstrak

Latar belakang penelitian ini berangkat dari berbagai tantangan katekese modern, seperti keterpecahan perhatian, rendahnya kedalaman penghayatan iman, serta kesulitan peserta dalam menginternalisasi ajaran, yang menunjukkan urgensi pembaruan pendekatan metodologis. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pedagogi katekese yang efektif dan relevan melalui analisis atas dimensi pengajaran Yesus dalam Perumpamaan Penabur sebagaimana dikisahkan dalam Injil Sinoptik (Mat 13:1-23; Mrk 4:1-20; Luk 8:4-15). Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menelaah konteks literer, latar historis, dan struktur perumpamaan, serta mengekstraksi prinsip-prinsip pedagogis yang tersirat di dalamnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa katekese Yesus merupakan model pedagogi yang partisipatif dan transformatif, dengan titik fokus pada kualitas respons hati pendengar (receptivity) sebagai “tanah,” bukan semata pada penyampaian informasi (Benih/Sabda). Model ini menghasilkan lima prinsip inti: kontekstualisasi, dialog, proses, partisipasi, dan transformasi. Implikasi pastoralnya mendorong paroki untuk mengembangkan katekese berbasis pengalaman dan komunitas, melatih katekis sebagai penabur yang sabar sekaligus cermat dalam melakukan diagnosis pastoral, serta memperkuat peran orang tua sebagai penabur iman pertama. Model ini menegaskan bahwa pertumbuhan iman yang autentik menuntut ketekunan dan tanggung jawab pribadi dalam memelihara “tanah hati” agar mampu menghasilkan buah yang melimpah.

Referensi

Adiatma, D. L. (2022). Ciri Khas Pengajaran Yesus dengan Metode Perumpamaan Berdasarkan Catatan Injil Sinoptik. HUPERETĒS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(2), 127-137. https://doi.org/10.46817/huperetes.v3i2.115.

Akpan, A. M., & Viljoen, F. P. (2021). Guidelines Towards Plausible Interpretation of Gospel Parables. In die Skriflig/In Luce Verbi, 55(1), a2701. https://doi.org/10.4102/ids.v55i1.2701.

Asmara, A. H. D. (2024). Katekese Transformatif-Imaginatif: Identitas Ilmu Kateketik di Zaman yang Berubah. Jurnal Umat Baru, 1(01), 33-53. https://doi.org/10.24071/ub.v1i1.10255.

Barclay, W. Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Injil Matius Pasal 11-28. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Bhodo, Y. D. (2017). Katekis di Tengah Gaya Hidup Modern: Ibarat Berpastoral di Antara ‘Lalang’ dan ‘Gandum’. Atma Reksa: Jurnal Pastoral dan Kateketik, 2(1), 60-69. https://scholar.archive.org/work/eali66pyznalriobpfyxahnlpa/access/wayback/http://jurnal.stiparende.ac.id:80/index.php/jar/article/download/23/23.

Borg, M. J. (2009). Jesus: A New Vision. New York: HarperCollins.

Christi, T. T. (2022). Perumpamaan tentang Penabur Sebagai Kunci Memahami Esensi Kerajaan Allah. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(2), 575-590. https://e-journal.sttberitahidup.ac.id/index.php/jbh/article/download/266/162.

Craddock, F. B. (2002). Overhearing the Gospel. (Fourth edition). Missouri: Chalice Press.

Crossan, J. D. (2002). The Parables of Jesus. Interpretation: A Journal of Bible and Theology, 56(3), 247-259. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/002096430005600302.

Darmadi, D. (2021). Metode Mengajar Yesus dalam Injil Matius dan Penerapannya dalam Pendidikan Kristen Masa Kini. KALUTEROS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(2), 1-35. https://doi.org/10.60146/.v3i2.30.

Friyanti, V., & Gurning, L. (2024). Model Pengajaran Tuhan Yesus: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Nilai dan Kasih. Jurnal Pendidikan Kristiani dan Kateketik Katolik, 1(3), 13-22. https://doi.org/10.61132/anugerah.v1i3.44.

Halawa, Y., Laia, S., & Bambangan, M. (2025). Implementasi Seorang Penabur Bagi Umat Kristen di Era Postmodern: Kajian Teologis Markus 4:1-20. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 3(1), 51-62. https://doi.org/10.55606/jutipa.v3i1.422.

Hardin, L. T. (2024). “So That They Might Turn”: The Possibility of Repentance in Jesus' Parables. Religions, 15(12), 1424. https://doi.org/10.3390/rel15121424.

Jeremias, J. (1972). The Parables of Jesus. (Second Revised Edition). New York: Charles Scribner's Sons.

Legi, R. E., Tolego, Y. B., Lumantow, A. I. S., & Rumetor, J. J. (2025). Pendidikan Agama Kristen Dewasa: Tantangan, Strategi, dan Implikasi Bagi Pengembangan Spiritualitas dalam Konteks Sosial-Budaya Modern. Jurnal Teologi Injili, 5(1), 38–56. https://doi.org/10.55626/jti.v5i1.165.

Mega, C. K., & Saingo, Y. A. (2025). Analisis Model Pengajaran Yesus dengan Pola Perumpamaan (Parables of Teaching). Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 3(2), 107-121. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i2.325.

Murphy, D. D. (2023). Worship as Catechesis: Knowledge, Desire, and Christian Formation. Theology Today, 58(3), 321-332. https://doi.org/10.1177/004057360105800304.

Nikolaus, Andi, Y., & Harming. (2020). Perumpamaan Penabur Benih Sebagai Pendekatan Misi Lintas Budaya Berdasarkan Markus 4:1-20. INTEGRITAS: Jurnal Teologi, 2(1), 11-20. https://doi.org/10.47628/ijt.v2i1.18.

Sani, M. F. S., & Pius X, I. (2024). Menghadapi Tantangan Modern: Katekese Kontekstual untuk Mahasiswa Calon Katekis. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(1), 133-142. https://doi.org/10.55606/sinarkasih.v2i1.252.

Saputra, Y. C. K. (2024). Mengintegrasikan Katekese, Pastoral, dan Tindakan Sosial: Model Pendampingan Katekis untuk Menciptakan Transformasi Umat. SAPA: Jurnal Kateketik dan Pastoral, 09(02), 156-173. https://doi.org/10.53544/sapa/v9i2.

Sarma, A., & Tarihoran, E. (2024). Transformasi Katekese Kontekstual Menuju Era Digital: Implikasi dan Tantanganya. VOCAT: Jurnal Pendidikan Katolik, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.52075/vctjpk.v4i1.431.

Scheunemann, R. (2012). Kingdom Of God: Tafsiran Perumpamaan-Perumpamaan Tuhan Yesus. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Simanjuntak, M., & Rahayu, R. S. (2025). Implementasi Perumpamaan Penabur dalam Matius 13:18-23 bagi Pertumbuhan Iman Jemaat. NIRWASITA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 17-27. https://widyasari-press.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Maida-Simanjuntak-IMPLEMENTASI-PERUMPAMAAN-PENABUR-DALAM-MATIUS-13-18-23-BAGI-PERTUMBUHAN-IMAN-.pdf.

Sinaga, B. A. (2025). Krisis Identitas Iman di Kalangan Mahasiswa Kristen: Tantangan bagi Pendidikan Agama Kristen di Era Digital. CHARISMO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 12-23. https://ejournal.sttpresbyterianmedan.ac.id/index.php/charismo/article/view/90.

Tanasyah, Y., & Simanungkalit, L. N. (2020). Parables as an Effective Learning Model for the Process of Learning in Christian Education. QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies, 2(1), 30-43. https://doi.org/10.46362/quaerens.v2i1.18.

Tim Penulis Komisi Kateketik KWI. (2024). Iman dan Katekese. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Van Eck, E. (2014). The Harvest and the Kingdom: An Interpretation of the Sower (Mk 4:3b-8) as a Parable of Jesus the Galilean. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 70(1), Art. #2715, 10 pages. https://doi.org/10.4102/hts.v70i1.2715.

Viljoen, F. P. (2019). Why Jesus Spoke in Parables. In die Skriflig/In Luce Verbi, 53(1), a2523. https://doi.org/10.4102/ids.v53i1.2523.

Zimmermann, R. (2009). How to Understand the Parables of Jesus: A Paradigm Shift in Parable Exegesis. Acta Theologica, 29(1), 157-182. https://doi.org/10.4314/actat.v29i1.44175.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

Gili Leo, O., Lewar , P. P., & Luli, G. S. K. (2026). Pedagogi Partisipatif-Transformatif Yesus dalam Perumpamaan Penabur: Suatu Model Katekese Masa Kini. Atma Reksa Jurnal Pastoral Dan Kateketik, 10(1), 37–52. https://doi.org/10.53949/arjpk.v10i1.87