Integrasi Nilai Pendidikan Katolik dalam Menghadapi Politik Identitas dan Primordialisme
DOI:
https://doi.org/10.53949/arjpk.v10i1.92Kata Kunci:
Catholic Education, Identity Politics, Primordialism, Culture of DialogueAbstrak
Abstrak: Politik identitas dan primordialisme menjadi tantangan serius bagi kohesi sosial di Indonesia, terutama menjelang dan pasca kontestasi politik. Pendidikan Katolik memiliki peran strategis dalam memitigasi dampak negatif fenomena ini melalui internalisasi nilai-nilai injili dan humanisme universal. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi integrasi nilai Katolik dalam kurikulum dan ekosistem sekolah guna membentuk pribadi yang inklusif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui budaya dialog, pendidikan karakter holistik, dan penguatan identitas "Citra Allah", lembaga pendidikan Katolik mampu menjadi laboratorium perdamaian yang menangkal fanatisme sempit. Temuan ini mengindikasikan bahwa dokumen terbaru Vatikan mengenai identitas sekolah Katolik memberikan kerangka kerja yang aplikatif dalam mentransformasi identitas religius menjadi modal sosial kewargaan. Implementasi nilai Ajaran Sosial Gereja secara praktis terbukti efektif dalam membangun daya kritis siswa terhadap narasi politik yang manipulatif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan revitalisasi pendidikan karakter di sekolah konfesional sebagai pilar stabilitas demokrasi di tengah masyarakat yang majemuk.
Kata kunci: Pendidikan Katolik; Politik Identitas; Primordialisme; Budaya Dialog
Referensi
Askana Fikriana, M. M. A. (2024). Tantangan Dan Upaya Penanganan Politik Identitas Pada Pemilu 2024. Jurnal Hukum, Politik Dan Komunikasi Indonesia.
Bhakti, A. S. (2024). Mengokohkan Fondasi Pendidikan Katolik di Era Kontemporer: Ketangguhan, Kesadaran, dan Keadilan Sosial. STIPAS Tahasak Danum Pambelum.
Congregation for Catholic Education. (2022). The Identity of the Catholic School for a Culture of Dialogue. Vatican City.
Fadhlan, A. N., & Azizah, N. (2022). Politik identitas di pilkada (Studi kasus: Hubungan aksi 212). Jurnal Communitarian.
Hutapea, E. K., dkk. (2023). Tantangan Dan Upaya Penanganan Politik Identitas Pada Pemilu 2024. Jurnal Kewarganegaraan.
Lapsley, D., & Kelley, K. (2022). On the Catholic Identity of Students and Schools: Value Propositions for Catholic Education. Journal of Catholic Education.
Manullang, J. M. (2024). Konsep Nilai Sila Keadilan Sosial dalam Pendidikan Katolik. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora.
Maulana, D. F., dkk. (2023). Pendidikan Demokrasi dan Pendidikan Multikultural: Tinjauan Praktis di Sekolah Menengah Pertama. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.
Rahman, A., & Ahmad, S. (2022). Pendidikan Multikultural dalam Menangkal Primordialisme di Era Digital. Jurnal Pendidikan Sosial.
Sapphira, T. A., & Pitriani, P. (2025). Primordialisme dalam Pemilihan Presiden dan Caleg Bagi Pemilih Kritis. Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik.
Snyder, H. (2022). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Tanggur, F. S. (2024). Implementasi Pendidikan Katolik menurut dokumen Identitas Sekolah Katolik untuk Budaya Dialog. Vocat: Jurnal Pendidikan Katolik.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 HERMAN KUMANIRENG

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

